Memberdayakan Visi BGSi untuk Pengobatan Presisi

Biomedical and Genome Science Institute (BGSi) memimpin inisiatif untuk memajukan pengobatan presisi di Indonesia melalui biobanking populasi dan pengurutan genom

Hero Image
Produk yang Digunakan
  • Pharmacogenomics (PGx)
  • Clinical Decision System (CDS)
Organisasi

BB Binomika of Indonesia's Ministry of Health

Ukuran Sampel

10,000 laporan

Lokasi

Indonesia

Latar Belakang

Biomedical and Genome Science Institute (BGSi), yang dipimpin oleh BB Binomika, Kementerian Kesehatan Indonesia, berupaya untuk mendorong pengobatan presisi di Indonesia. Dengan menggunakan biobank berbasis populasi dan pengurutan genom (genomic sequencing), BGSi menghadirkan layanan kesehatan yang dipersonalisasi sesuai dengan keragaman populasi Indonesia. Bekerja sama dengan BGSi, NalaGenetics memanfaatkan AWS untuk menyediakan laporan farmakogenomik (PGx) melalui platform Clinical Decision Support. Solusi yang aman dan mudah disesuaikan ini menghasilkan laporan PGx untuk lebih dari 10.000 peserta, membantu penyedia layanan kesehatan dalam mempersonalisasi pengobatan dan meningkatkan hasil perawatan pasien.

Tantangan

Sebagian besar populasi memiliki informasi genetik yang dapat meningkatkan pengambilan keputusan dalam layanan kesehatan. Namun, hampir 90% informasi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal karena kurangnya pendekatan yang dipersonalisasi. Hal ini menyebabkan pengobatan yang kurang efektif, reaksi obat yang merugikan, dan biaya layanan kesehatan yang lebih tinggi. Untuk mengatasi masalah ini dan memanfaatkan data genetik secara lebih maksimal di seluruh Indonesia, beberapa tantangan utama perlu diatasi:

Keragaman Genetik

Keragaman genetik yang tinggi di Indonesia menuntut pendekatan pengobatan yang lebih spesifik, karena setiap orang bisa memiliki respons genetik yang berbeda terhadap obat.

Laporan Skalabilitas

Diperlukan platform yang mampu menghasilkan laporan PGx yang akurat dan aman serta dapat mengakomodasi jumlah populasi yang besar.

Akses Laporan

Memastikan penyedia layanan kesehatan dapat dengan mudah mengakses laporan PGx untuk mendukung keputusan pengobatan yang lebih tepat.

Solusi Kami

Untuk mengatasi tantangan ini, kami menggunakan Nala Clinical Decision Support™ (CDS). Nala CDS adalah perangkat lunak terpaten yang secara aman menginterpretasikan data genetic dan mengintegrasikan wawasan farmakogenomik (PGx) ke dalam alur kerja layanan kesehatan. Dibangun sesuai standar ISO, CDS menyediakan informasi real-time yang dapat langsung digunakan untuk pengambilan keputusan pengobatan yang dipersonalisasi, sekaligus mengurangi risiko reaksi obat yang merugikan. Guna meningkatkan CDS, kami telah mengintegrasikan solusi-solusi berikut:

Penyimpanan Data Lokal yang Aman

Kami menggunakan AWS untuk memastikan penyimpanan data lokal yang aman dan mematuhi peraturan privasi Indonesia, dengan menerapkan laporan PGx melalui Elastic Container Registry (ECR).

Platform Laporan Skalabilitas

Infrastruktur AWS memungkinkan pelaporan yang dapat disesuaikan untuk lebih dari 10.000 peserta, memastikan pemrosesan data yang efisien dan akses yang mudah seiring dengan berkembangnya proyek.

Laporan yang Dikustomisasi

Kami menyesuaikan laporan PGx agar lebih mudah dipahami pasien dan membantu penyedia layanan kesehatan dalam membuat keputusan pengobatan yang tepat dan personal.

Akses Data Secara Langsung

AWS memungkinkan pembuatan dan akses laporan secara langsung, mengoptimalkan alur kerja layanan kesehatan dan meningkatkan perawatan pasien.

Hasil dan Dampak Berkelanjutan

Seiring berjalannya proyek, NalaGenetics dan BGSi menargetkan untuk:

Pemanfaatan dan Evaluasi

Menilai penerimaan dan hasil klinis dari pengujian PGx pre-emptive pada peserta.

Studi Efektivitas Biaya

Melakukan penelitian untuk mengevaluasi manfaat ekonomi dari pengujian PGx pre-emptive bagi populasi Indonesia.

Penyempurnaan Sistem yang Terintegrasi

Membuat panduan untuk membantu penyedia tes genetik dalam mengeluarkan laporan PGx melalui platform SatuSehat.

“Secara khusus, NalaGenetics telah berperan penting dalam mendukung BGSi dengan menyediakan akses ke jalur bioinformatika farmakogenomiknya untuk analisis genom Indonesia yang pertama, yakni 10.000 genom. Jalur ini terintegrasi dengan infrastruktur data genom AWS milik BGSi yang memastikan sistem yang tangguh dan efisien untuk mengelola, menganalisis data genom, dan menyajikan hasilnya kepada peserta BGSi. NalaGenetics telah melangkah lebih jauh dengan memastikan kepatuhan terhadap peraturan Indonesia, yang mengharuskan data genom disimpan dan dianalisis secara aman di Indonesia.”

Indri Rooslamiati, M.Sc., Apt

Direktur Pelaksana Biomedical and Genome Science Institute (BGSi) dan Kepala BB Binomika, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Company's Logo

Ketahui Bagaimana Kami Bisa Mendukung Inisiatif Anda

Di NalaGenetics, kami memberdayakan inisiatif dengan berbagai solusi untuk memberikan dampak kesehatan masyarakat yang berkelanjutan. Siap untuk meningkatkan layanan kesehatan Anda? Hubungi kami!

Connect with us Image